Banyak orang merasa aman setelah mobilnya dilindungi asuransi. Pikiran pertama: kalau ada kerusakan, tinggal klaim. Tapi kenyataannya, tidak semua masalah bisa ditanggung oleh asuransi, terutama soal cat mobil yang kusam atau menurun kualitasnya seiring waktu.
Kenapa cat kusam nggak ditanggung asuransi ?
Asuransi kendaraan umumnya hanya menanggung kerusakan akibat kecelakaan, bencana, atau kehilangan. Sementara cat mobil kusam dianggap sebagai wear and tear alias keausan normal. Itu artinya, kalau cat jadi pudar karena sinar matahari, hujan, debu, atau goresan ringan, klaim asuransi tidak bisa digunakan.
Buat pemilik mobil baru, ini sering jadi kejutan. Sudah bayar premi tiap bulan, tapi ketika cat terlihat kusam, tetap harus keluar biaya sendiri untuk memperbaikinya.
Risiko kalau cat dibiarkan kusam
Sekilas, cat kusam mungkin terlihat hanya sebagai masalah estetika. Tapi sebenarnya, kondisi ini bisa berdampak lebih serius:
Solusi terbaik: proteksi sejak awal
Daripada pusing setiap kali lihat cat mobil mulai kusam, langkah paling cerdas adalah memberi proteksi ekstra sejak awal. Dengan coating atau pelapis pelindung yang berkualitas, cat mobil bisa bertahan lebih lama dari paparan UV, air hujan, maupun goresan ringan.
Proteksi ini bekerja seperti “asuransi tambahan” untuk cat mobil kamu. Bedanya, hasilnya bisa langsung terasa: mobil lebih kinclong, lebih mudah dibersihkan, dan tahan lama.
Jangan tunggu klaim yang tak bisa dilakukan
Banyak orang baru sadar ketika sudah terlambat. Klaim asuransi ditolak, cat mobil makin pudar, akhirnya harus keluar biaya besar untuk repaint atau poles berulang. Padahal kalau dari awal dilindungi, biayanya bisa jauh lebih hemat.
Baca juga artikel ini :
Kalau kamu ingin mobil tetap terlihat baru meski usia jalan sudah bertahun-tahun, kamu bisa percayakan proteksi catnya pada XTO Car Care. Dengan teknologi modern dan tim berpengalaman, cat mobil kamu bukan hanya terlindungi, tapi juga selalu terlihat kinclong seperti baru keluar dari showroom. Untuk informasi lebih lanjut Klik Disini